Hallo sobat semua kalangan...
pada hari yang cerah ini penulis akan berbagi sedikit cerita pengalaman mengenai antrian dalam proses pendaftaran berobat di salah satu rumah sakit di kota bandung.
pada kali ini penulis sedang mengantar seorang teman yang sakit ga tau penyakit apa tapi cukup aneh dan jarang terjadi serta resikonya cukup berat (nanti akan sedikit diceritakan mengenai penyakit apa)


Pada suatu hari saya di telpon oleh teman saya yang nama nya saya samarkan menjadi bunga (waduh macam investigasi borak aja hehe). singkatnya bunga meminta saya dan dua orang lainnya untuk berobat ke rumah sakit. saya berangkat sekitar pukul 10.00 pagi.

Sesampainya di rumah sakit  kami pun mengambil no antrian yang berisikan no urut untuk di panggil ke front office. saya melihat kesekitar begitu banyak pasien yang menunggu untuk berobat.. saya berbincang-bincang dengan seorang nenek menanyakan mengenai gejala dan dari kapan sudah disini
Sang nenek menjawab... gejala nya (saya rahasiakan yaa :D) dan waktu nya sekitar dari pukul 09.00 wooww.. nenek tersebut sudah menunggu sekita 1 jam (lamanya... kalo janjian sama pacar mungkin udah putus nunggu lama gitu hahaha). tidak lama kemudian beliau di panggil, saya dan teman-teman menunggu dengan sabar... iyalah sabar mau gimana lagi mau nerobos gitu aja? kan harus budayakan mengantri :). Akhirrnya teman saya di panggil, sebelum ke front office saya sempatkan untuk melihat waktu saya mengantri terhitung sekitar 40 menit saya menunggu. wah lama juga ternyata :( .

Catatan: bahwa maksimal menunggu antrian adalah 20 menit di rumah sakit


Teman sya memberikan informasi data personalnya untuk diisi di KIB, KIUP, Buku Index Dan buku registrasi. loh ko banyak banget? padahal kan yang di diberikan cuma KIB kepada pasien? ya... input data yang lainnya merupakan data yang disimpan oleh rumah sakit untuk keperluan rekam medis dan lainnya.

Setelah selesai saya mendapat poin penting ketika menghadap salah satu staff yang kebetulan seorang perempuan cantik (emang biasanya sih biar ada nilai lebihnya :D ) dari hasil pengamatan saya staff tersebut terbilang cuek, mungkin sobat semua pernah menemukan kecuekan ini di rumah sakit. saya ambil dari salah satu unsur SOP dari perawat yang di haruskan untuk memegang teguh 5 S.
apa itu 5 S? 5 S merupakan singkatan dari Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun.. naaahhh... sikap cuek dari seorang staff di rumah sakit sudahlah melanggar dari kebijakan SOP 5 S tersebut..


Setelah selesai saya lanjut untuk menuju Poliklinik yang di tuju...

Sekian cerita pengalaman saya dari proses antrian di salah satu rumah sakit. Saya tidak menekankan bahwa kebanyakan rumah sakit seperti itu namun, ada juga rumah sakit yang sudah memenuhi standar yang ditentukan. Perlu diketahui banyak rumah sakit yang baik dalam pelayanan antrian ini...

Terima kasih...
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html